Prabowo-Macron perkuat kemitraan strategis Indonesia-Prancis
Jakarta (ANTARA) - Pada 29 Mei, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar pertemuan di Istana Elysee, Paris, Prancis, untuk semakin memperkuat kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Prancis. Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor utama, termasuk pertahanan, energi bersih, sains, teknologi, dan riset. Presiden Prabowo menyatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Prancis saat ini berkembang dengan baik serta didukung oleh kesamaan pandangan dalam sejumlah isu internasional. Kedua negara juga membahas pembentukan France Indonesia High Level Business Council guna mendorong investasi dan memperkuat keterlibatan perusahaan-perusahaan Prancis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Selain itu, percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-EU-CEPA) menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut. Dalam bidang geopolitik, Indonesia dan Prancis sepakat bahwa stabilitas di Timur Tengah memiliki dampak penting terhadap rantai pasok global dan keamanan energi dunia, serta menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara bagi kemerdekaan Palestina. Presiden Prabowo menilai Prancis dan Eropa sebagai kekuatan penting dalam tatanan global, dan penguatan hubungan kedua pihak diharapkan dapat mendorong terwujudnya dunia yang lebih multipolar, seimbang, stabil, dan damai.